Tampilkan postingan dengan label PSSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSSI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2011

Akan ke Mana PSSI

PSSI saat ini bisa dikatakan tidak punya pimpinan. Kegagalan kongres dalam memilih pimpinan PSSI yang dilaksanakan oleh Komite Normalisasi kemaren, Jum'at 20 Mei 2011 tidak berhasil memilih pimpinan PSSI. Hal ini menambah panjang ketidakpastian jalannya organisasi PSSI.

Apapun alasan yang dipertahankan masing-masing pihak pastilah benar menurut mereka masing-masing. Namun di manakah letak kesalahannya, sehingga kongres tidak mendapatkan hasil?

Jika kita bertanya kepada beberapa orang, mungkin jawabannya pun berbeda-beda. Ada yang mengatakan, begini, begitu, tergantung dari sisi mana mereka melihatnya.

Lalu darimana sebaiknya memandang masalah ini? Pertama, tentu dari segi pimpinan, karena yang mempunyai tugas melaksanakan pemilihan adalah pimpinan, dalam hal ini Komite Normalisasi. Sebagai pimpinan, sudah selayaknya memiliki pandangan jauh ke depan, memiliki pemikiran yang dalam sampai ke tataran filsafat, memandang pemasalahan secara hakiki. Kemudian memiliki langkah-langkah yang baik, memfasilitasi semua pihak, dan tidak membuka atau mengawali fron.

Namun hal itu tidak tampak. Tinggal kita lihat saja kelanjutannya, apakah menjadi semakin baik atau memburuk. Melihat hal ini jadi teringat filsafat jawa "Kena iwake aja nganti buthek banyune", yakni bia berhasil tanpa menimbulkan kekisruhan. Ini bisa dilakukan hanya oleh seorang pemimpin yang memiliki ilmu tinggi sampai tataran filsafat, seorang filosof.

Salam, Simbah

Sabtu, 26 Februari 2011

Komisi Banding PSSI Tolak Banding Arifin Panigoro

Komisi Banding PSSI telah menolak banding yang diajukan Arifin Panigoro dan George Toisutta yang tidak lolos verifikasi sebagai bakal calon ketua umum PSSI Periode 2011-2015 pada hari Jum'at 25 Pebruari 2011. Komisi Banding juga menolak keputusan Komisi Pemilihan yang meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Dermawan Bakrie sebagai calon ketua umum.

Berbagai tanggapan muncul berkaitan dengan keputusan tersebut. Sementara aksi-aksi kontra dan pro Nurdin Halid masih berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa penggemar sepakbola memang banyak.

Pihak yang mendukung Nurdin Halid menyuarakan agar pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap proses pemilihan ketua umum PSSI agar tidak terkena sanksi dari FIFA, sementara pihak yang lain menolak pengajuan kembali Nurdin Halid untuk mencalonkan kembali.

Kamis, 24 Februari 2011

Kemelut PSSI, salah siapa?

Sampai dengan hari ini, Kamis 24 Pebruari 2011 suasana masih ramai dengan demonstrasi-demontrasi berkaitan dengan suksesi kepemimpinan PSSI masa jabatan 2011-2015. Demontrasi yang dominan adalah berupa ketidak puasan terhadap calon ketua umum yang lolos verifikasi.

Mereka tidak puas dengan 2 calon yang telah dinyatakan lulus verifikasi. Mereka menganggap bahwa kedua calon tersebut dua-duanya jelek. Karena itu kemudian ada yang membentuk PSSI tandingan, yaitu di Jawa Timur.

Sementara itu, pada diskusi berkaitan dengan kemelut ini, dari Dewan Pakar PSSI menganggap bahwa apa yang dilakukan PSSI sudah sesuai dengan ketentuan FIFA. Sedangkan dari pihak Kemenpora menyatakan bahwa tindakan yang telah diambil bukanlah suatu bentuk intervensi, melainkan melaksanakan kewenangannya, untuk mengawasi dan membina. Sedangkan dari anggota DPR mengatakan bahwa pemerintah memang memiliki kewenangan yang diatur oleh undang-undang. Namun sampai hari ini masih belum ada titik temu, bahkan belum ada tanda-tanda yang mengarah kepada pemecahan masalah secara elegan.

Semuanya masih berproses, dan tentunya perlu waktu agar permasalahan dapat mencair. Semoga nantinya akan lebih baik.

Selasa, 22 Februari 2011

Nurdin Halid Terpeluang Terpilih

Apapun komentar yang ada, yang jelas Nurdin Halid lolos verifikasi calon ketua PSSI Periode 2011-2015 bersama Nirwan Dermawan Bakrie. Memang pengumuman hasil verivikasi belum bersifat mengikat, masih membuka peluang banding bagi pihak-pihak yang belum puas.

Terlepas siapakah yang akan memimpin PSSI nanti, diharapkan PSSI nantinya lebih maju dari saat ini. Diharapkan PSSI dapat mengukir sukses, mampu memilih, melatih dan membina Timnas agar mampu menjadi jauara paling tidak di tingkat Asia.

Sabtu, 19 Februari 2011

Nurdin Halid Lolos Verifikasi

Dua bakal calon ketua umum PSSI periode 2011-2015 lolos verifiakasi yaitu Nurdin Halid dan Nirwan Dermawan Bakrie. Sementara dua lainnya yaitu George Toisutta dan Arifin Panigoro tidak disebut.

Dikatakan bahwa keputusan belum mengikat, masih memberikan kesempatan banding bagi pihak-pihak yang belum puas.

Rencananya pemilihan ketua umum PSSI akan dilaksanakan tanggal 26 Maret 2011.

Minggu, 06 Februari 2011

KEMAMPUAN PELATIH

Seorang pelatih adalah Pemimpin pada klub yang dilatihnya. Karena itu ada beberapa kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang pelatih. Dalam hal sepak bola, seorang pelatih sepak bola hendaknya memiliki kemampuan antara lain :

1. Kemampuan teknik. Pelatih harus memiliki kemampuan teknik individual. Karena itu seorang pelatih hendaknya adalah mantan pemain yang baik.

2. Kemampuan taktik. Seorang pelatih harus mampu menciptakan taktik permainan yang baik. Ia hendaknya memiliki banyak referensi pola-pola permainan, baik pola permainan menyerang maupun bertahan. Ia harus mampu mengendalikan permainan, diantaranya perubahan pola serangan, pola pertahanan, perubahan dari menyerang dan bertahan, dan sebagainya.

3. Disiplin yang tinggi. Apapun tanpa disiplin yang baik, tidak akan menghasilkan sesuatu yang diharapkan. Karena itu seorang pelatih harus memiliki disiplin yang tinggi, baik di lapangan, maupun di luar lapangan, sebab apa yang terjadi di luar lapangan akan berpengaruh terhadap keadaan saat di lapangan. Pelatih harus mampu mentransformasikan disiplin yang ia miliki kepada semua pemain yang diasuhnya.

4. Kemampuan komunikasi. Pelatih harus mampu melaksanakan komunikasi yang baik dengan semua pihak. Ia hendaknya dapat menjalin hubungan yang baik dengan pemain yang diasuh, dengan pimpinan klub, dengan pimpinan perkumpulan (PSSI), dengan pemerintah, dengan media dan dengan masyarakat pendukungnya.

Prestasi Sepakbola Indonesia

Prestasi sepak bola Indonesia masih sangat rendah, disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

Pertama, kualitas pemain masih rendah, baik fisik maupun teknik permainan. Hal ini disebabkan karena rata-rata pemain kita berlatih sepak bola pada usia 16 tahun. Sebaiknya anak-anak sudah mulai berlatih sepakbola pada usia 6 tahun dibawah pengasuhan pelatih.

Kedua, jumlah klub sangat sedikit. Jumlah klub sepak bola di Indonesia sangat sedikit, dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan infrastruktur yang ada, yaitu ketersediaan lapangan sepak bola. Idealnya setiap desa harus memiliki setidaknya 1 lapangan bola yang ditangani oleh 1 klub sepakbola, artinya ada menejemen pelatihan dan pertandingan.

Ketiga, jumlah dan kualitas pelatih. Pelatih klub sepak bola memiliki peranan yang sangat penting pada upaya peningkatan kualitas pemain. Pelatih harus memiliki kemampuan membina, antara lain kemampuan teknik, disiplin yang tinggi dan kemampuan komunikasi dengan semua pihak. Pelatih harus mempunyai kemampuan untuk melihat potensi pemain dan mengembangkannya, serta mampu mengeliminir semua hal yang dapat menghambat. Pelatih juga harus mempunyai kemampuan manajerial yang baik.

Keempat, ganguan dari media. Hampir setiap latihan, selalu ada media yang menonton, mendekati pemain dan/atau pelatih untuk mewancarainya. Hal ini mengganggu proses pelatihan.

Kelima, penonton. Penonton saat latihan cenderung ribut/gaduh, dan ini mengganggu jalannya latihan.

Calon Ketua PSSI periode 2011-2014

Sampai hari Minggu, 6 Pebruari 2011, baru 2 orang yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI Periode 2011-2014, yaitu Ketua Umum PSSI lama Nurdin Khalid dan Jenderal TNI George Toisutta.

Pemilihan ketua umum PSSI rencana akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Maret 2011. Siapapun nantinya yang terpilih jadi ketua umum PSSI hendaknya mampu membawa perbaikan prestasi persebakbolaan Indonesia.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...